PLP Special Education Mission: Kokoro no Kizuna Building Harmony for Special Needs Students in 2026
Kegiatan Pondok Ramadhan dan Pondok Kasih telah dilaksanakan dengan sukses di SLB YPAC Surabaya. Acara ini berlangsung pada Senin, 09 Maret 2026 sebagai bagian dari program PLP. Mahasiswa jurusan Pendidikan Luar Biasa turut serta aktif dalam mempersiapkan dan memimpin jalannya kegiatan. Kegiatan ini dirancang khusus untuk memberikan pemahaman agama sesuai dengan keyakinan masing-masing siswa. Peserta yang hadir meliputi seluruh siswa SLB YPAC serta para pembina dari kalangan mahasiswa. Suasana di lokasi kegiatan terlihat sangat meriah dan penuh dengan kehangatan interaksi antar peserta. Program ini menjadi wadah penting untuk menanamkan nilai-nilai spiritual sejak dini di lingkungan sekolah.
Untuk peserta Muslim, kegiatan dimulai dengan praktik wudhu yang dipandu langsung oleh para ustadz. Ustadzah Hasanah dan Ustadz Sanusi memberikan instruksi teknis mengenai tata cara bersuci yang benar. Setelah wudhu, seluruh siswa melaksanakan sholat Dhuha secara berjamaah di mushalla sekolah. Mahasiswa PLP membantu siswa yang membutuhkan bimbingan fisik dalam gerakan sholat yang sesuai. Materi Thoharoh kemudian disampaikan untuk menjelaskan macam-macam thaharah serta syarat dan rukunnya. Pembina juga mengedukasi siswa mengenai hal-hal yang membatalkan dan yang dilarang bagi orang yang berhadast. Pendalaman materi ini dilakukan di kelas masing-masing agar siswa lebih memahami konsep kebersihan dalam Islam.
Sementara itu, kegiatan Pondok Kasih untuk peserta non-Muslim berjalan dengan penuh keakraban dan doa. Acara dibuka dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu guru pendamping di dalam kelas. Siswa kemudian menyanyikan lagu pujian yang mengiringi suasana hati mereka menjadi lebih tenang. Kegiatan inti pada hari pertama adalah mewarnai telur paskah sebagai simbol perayaan kebangkitan. Mahasiswa PLP mendampingi siswa dalam memilih warna dan menggambar pola pada telur tersebut. Proses kreatif ini bertujuan untuk melatih motorik halus sekaligus mengenalkan makna hari raya. Semua siswa tampak antusias mengikuti aktivitas seni yang menyenangkan di bawah bimbingan guru.
Mahasiswa PLP jurusan Pendidikan Luar Biasa berperan sebagai pembina utama dalam setiap sesi pembelajaran. Mereka bekerja sama dengan guru tetap sekolah untuk memastikan materi tersampaikan dengan efektif. Jadwal kegiatan dibagi menjadi dua jam pelajaran dengan waktu istirahat di antara sesi pembelajaran. Pada jam pertama, fokus utama adalah praktik ibadah langsung di mushalla maupun di kelas. Sementara jam kedua digunakan untuk pendalaman materi agar siswa lebih memahami konsep yang diajarkan. Seluruh pembina ikut mengajari wudu dan sholat anak dengan penuh kesabaran dan keteladanan. Kolaborasi ini menunjukkan dedikasi tinggi mahasiswa dalam mendidik siswa berkebutuhan khusus.
Kegiatan Pondok Ramadhan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari mulai Senin hingga Rabu. Pada hari kedua dan ketiga, materi akan berganti menjadi pembelajaran sholat dan puasa secara bertahap. Selain ibadah, siswa juga akan mendapatkan materi mengaji serta akhlak terpuji dari para ustadz. Nilai-nilai seperti bersyukur atas nikmat dan sabar atas musibah ditanamkan melalui cerita dan contoh. Program ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang kuat secara spiritual dan emosional. Mahasiswa PLP merasa sangat terbantu dengan adanya kesempatan nyata untuk menerapkan ilmu mereka. Semoga kegiatan ini terus berlanjut menjadi tradisi positif di lingkungan SLB YPAC Surabaya.