Ramadhan Joy: Yuki & Learning: Manabi
Pondok Ramadhan mahasiswa PLP Pendidikan Luar Biasa dilaksanakan di SLBN ABD Tuban. Kegiatan ini dimulai pada akhir Februari 2026 dengan penuh antusiasme. Pembagian buku Ramadhan diberikan kepada semua siswa sebagai bahan pembelajaran awal. Ibu kepala sekolah memberikan pemaparan materi Ramadhan untuk membuka wawasan siswa. Materi mengenai pahala sedekah juga disampaikan melalui video yang menarik. Pembagian takjil dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap siswa. Kegiatan ini menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan program pengabdian masyarakat.
Kegiatan rutin setiap hari dimulai dengan Shalat Dhuha berjamaah bersama siswa. Setelah ibadah, siswa dan siswi diajak mengaji untuk meningkatkan bacaan Al-Qur'an. Belajar mengenal huruf hijaiyah dalam bahasa isyarat dilakukan pada hari kedua. Mahasiswa membimbing siswa dengan sabar menggunakan metode komunikasi visual. Tadarus bersama para guru dilaksanakan setelah siswa-siswi pulang sekolah. Kegiatan ini menjadi kebiasaan baik yang ditanamkan sejak dini kepada peserta didik. Rutinitas ini berjalan lancar tanpa adanya kendala berarti selama dua minggu.
Pada awal Maret, siswa diajak bermain tebak kata dan gambar dengan seru. Peserta maju ke depan memberikan deskripsi dari kata melalui gerakan tubuh. Siswa-siswi yang melihat berusaha menebak kata yang dimaksud dengan tepat. Siswa-siswi SD diberikan tugas menyalin huruf hijaiyah untuk melatih motorik. Sedangkan siswa-siswi SMP dan SMA diberi tugas menulis ayat dari surah Al-Fatihah. Mahasiswa mendampingi setiap siswa agar tugas dapat diselesaikan dengan baik. Kegiatan ini mengasah kemampuan kognitif dan motorik siswa berkebutuhan khusus.
Untuk siswa-siswi SMP dan SMA diberikan tugas membuat kaligrafi kontemporer sederhana. Setelah pemaparan materi tentang khat, siswa SD diberikan tugas mewarnai kaligrafi. Menonton kisah nabi dan Rasul bersama-sama dilakukan di ruang perpustakaan. Menempelkan hasil kaligrafi kontemporer para siswa menjadi hiasan di dinding. Pembagian bantuan kepada siswa yang membutuhkan dilakukan pada hari terakhir. Mempraktikkan cara berwudu di depan semua kelompok menjadi fokus utama. Siswa dibentuk menjadi beberapa kelompok dan dibantu oleh kakak mahasiswa.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa adanya kendala berarti. Mahasiswa PLP terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi siswa SLBN. Program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan luar biasa lainnya. Dampak positif terlihat dari senyuman dan antusiasme siswa selama mengikuti kegiatan. Mahasiswa juga mencatat berbagai perkembangan perilaku siswa selama proses pembelajaran. Rencana kegiatan untuk masa depan telah disusun dengan lebih matang dan terarah. Semoga keberkahan bulan suci ini menyertai seluruh pihak yang terlibat dalam acara ini.