Membangun Masa Depan Inklusif bagi Lulusan PLB
Pada tanggal 9 Mei 2025, Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya mengadakan webinar bertajuk "Membangun Masa Depan Inklusif: Peluang Karir dan Strategi Sukses bagi Lulusan PLB dalam Implementasi Asta Cita Menuju Generasi Emas 2045". Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk DosenPendidikan Luar Biasa, mahasiswa, dan praktisi pendidikan. Pembukaan acara dilakukan oleh MC, Alya Nabila Pramesti, yang menyampaikan sambutan hangat kepada semua peserta. Dalam sambutannya, Alya mengajak semua hadirin untuk bersyukur atas kesempatan berkumpul dalam acara yang bermanfaat ini. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti dengan mars UNESA dan mars FIP. Setelah itu, sambutan dari Wakil Dekan 1 Fakultas Ilmu Pendidikan, Prof. Dr. Budi Purwoko, S.Pd., M.Pd, beliau memberikan semangat kepada peserta. Beliau menekankan pentingnya pendidikan inklusif dalam membangun generasi yang lebih baik. Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama untuk mendokumentasikan momen berharga ini. Semua peserta terlihat antusias dan siap mengikuti rangkaian acara selanjutnya.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Saudara Efendi. Doa ini diharapkan dapat memberikan keberkahan dan kelancaran selama acara berlangsung. Setelah itu, moderator, Falya Fiqro, mengambil alih untuk mempersiapkan materi yang akan dipaparkan. Falya membacakan CV pemateri, Ibu Lailatul Mardiana, S.Pd., M.Pd, yang merupakan seorang guru pendidikan khusus berpengalaman. Dalam pemaparannya, Falya menjelaskan pentingnya pemahaman tentang peluang karir bagi lulusan Pendidikan Luar Biasa (PLB). Ia juga menekankan bahwa lulusan PLB memiliki peran strategis dalam dunia pendidikan dan sosial. Materi yang disampaikan akan membahas berbagai strategi sukses yang dapat diambil oleh lulusan PLB. Semua peserta sangat antusias menunggu pemaparan materi yang akan memberikan wawasan baru. Dengan semangat yang tinggi, Falya mempersilakan Ibu Lailatul Mardiana untuk memulai pemaparan.
Pemaparan Materi oleh Pemateri Ibu Lailatul Mardiana memulai pemaparan dengan menjelaskan tema besar webinar, yaitu membangun masa depan inklusif. Ia menguraikan berbagai peluang karir yang dapat diambil oleh lulusan PLB, termasuk dalam bidang pendidikan, sosial, dan teknologi. Dalam penjelasannya, Ibu Lailatul menekankan pentingnya pendidikan inklusif yang memberikan kesempatan yang sama bagi semua anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Ia juga menjelaskan tentang kebijakan pendidikan inklusif yang telah diterapkan di Indonesia. Melalui berbagai undang-undang dan peraturan, pemerintah berkomitmen untuk memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan yang layak. Ibu Lailatul menyoroti tantangan yang masih ada dalam implementasi pendidikan inklusif, terutama di daerah terpencil. Ia mengajak semua peserta untuk berperan aktif dalam mempromosikan pendidikan inklusif di lingkungan masing-masing. Pemaparan ini berlangsung selama satu jam empat puluh lima menit, di mana peserta sangat antusias mendengarkan setiap penjelasan. Ibu Lailatul juga menggunakan slide presentasi yang menarik untuk mendukung pemaparannya.
Sesi Diskusi dan Tanya Jawab Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung selama tiga puluh menit. Peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait materi yang telah disampaikan. Banyak peserta yang antusias untuk bertanya, menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap topik yang dibahas. Salah satu mahasiswa, Audi Ananta Cahyani, bertanya, "Mengapa lulusan PLB sering dijadikan guru pengganti, dan apa gunanya kurikulum ini?" Ibu Lailatul menjawab, "Kita harus menunjukkan kemampuan kita dan memahami SOP yang ada. Kita perlu beradaptasi dan menunjukkan bahwa kita mampu mengajar." Pertanyaan lain datang dari Silandi, yang menanyakan tentang guru yang tidak sesuai latar belakangnya. Ibu Lailatul menjelaskan, "Sebagai guru, kita harus selalu mengembangkan kompetensi dan siap menangani berbagai jenis siswa." Diskusi ini sangat interaktif, dengan peserta saling berbagi pengalaman dan pandangan. Sesi ini diakhiri dengan penutupan yang mengesankan, di mana semua peserta merasa mendapatkan banyak informasi berharga.
Penutupan Materi dan Penyerahan Cinderamata Setelah sesi diskusi, Ibu Lailatul memberikan closing statement yang menginspirasi bagi semua peserta. Ia menekankan bahwa lulusan PLB memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam masyarakat yang inklusif. Penutupan materi ini berlangsung selama lima menit, di mana peserta diajak untuk merenungkan pesan-pesan penting yang telah disampaikan. Selanjutnya, moderator mengembalikan acara kepada MC untuk melanjutkan ke sesi penyerahan cinderamata. Cinderamata diberikan kepada Ibu Lailatul sebagai bentuk apresiasi atas pemaparan yang luar biasa. Penyerahan ini dilakukan dengan penuh rasa hormat dan terima kasih. Semua peserta juga diajak untuk berfoto bersama sebagai kenang-kenangan. Momen ini menjadi salah satu highlight dari acara, di mana semua orang terlihat bahagia. Acara ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara panitia, pemateri, dan peserta dalam menciptakan pengalaman yang berharga.
Peluncuran Logo Program Studi S1 PLB Setelah penyerahan cinderamata, acara dilanjutkan dengan peluncuran logo Program Studi S1 Pendidikan Luar Biasa. MC menyampaikan bahwa peluncuran logo ini merupakan simbol dari komitmen program studi dalam mendukung pendidikan inklusif. Semua peserta sangat antusias menyaksikan momen bersejarah ini. Logo baru ini diharapkan dapat menjadi identitas yang kuat bagi program studi dan meningkatkan visibilitasnya. Peluncuran ini juga diiringi dengan penjelasan mengenai makna di balik logo tersebut. MC menjelaskan bahwa logo ini mencerminkan semangat inklusivitas dan keberagaman. Semua peserta diajak untuk berpartisipasi dalam merayakan momen ini dengan tepuk tangan meriah. Peluncuran logo ini menjadi penutup yang sempurna untuk acara yang penuh makna ini. Semua peserta merasa bangga menjadi bagian dari program studi yang berkomitmen terhadap pendidikan inklusif.
Kesimpulan dan Harapan Webinar ini berhasil mencapai tujuannya untuk memberikan wawasan dan strategi bagi lulusan PLB dalam menghadapi dunia kerja. Peserta mendapatkan banyak informasi berharga tentang peluang karir dan pentingnya pendidikan inklusif. Ibu Lailatul Mardiana, sebagai pemateri, berhasil menyampaikan materi dengan jelas dan inspiratif. Diskusi yang berlangsung juga menunjukkan bahwa peserta sangat peduli terhadap isu-isu pendidikan inklusif. Harapan ke depan adalah agar lulusan PLB dapat berkontribusi lebih besar dalam masyarakat. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi pendidik, tetapi juga agen perubahan dalam mempromosikan inklusivitas. Acara ini juga menjadi ajang untuk memperkuat jaringan antara mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan. Dengan semangat kolaborasi, diharapkan pendidikan inklusif dapat semakin berkembang di Indonesia. Semua peserta pulang dengan semangat baru untuk mewujudkan masa depan yang lebih inklusif.
Penutup Sebagai penutup, acara ini menunjukkan pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam mendukung pendidikan inklusif. Webinar ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya peran lulusan PLB. Dengan adanya dukungan dari semua pihak, diharapkan pendidikan inklusif dapat diterapkan secara merata di seluruh Indonesia. Semua peserta diingatkan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Kegiatan seperti ini perlu diadakan secara rutin untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan lulusan PLB. Terima kasih kepada semua panitia, pemateri, dan peserta yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara ini. Semoga informasi dan pengalaman yang didapat dapat bermanfaat bagi semua. Mari kita bersama-sama membangun masa depan yang inklusif dan berkeadilan. Sampai jumpa di acara-acara selanjutnya!