PLB FIP UNESA Selenggarakan Kuliah Umum

Surabaya
– Program Studi Pendidikan Luar Biasa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) telah
mengadakan sebuah acara kuliah umum yang bertemakan "Preparing Professional
Experts In The Field Of Adaptive And Innovative Special Needs Education."
Acara ini menampilkan dua narasumber utama, yaitu Nishrina Khamida, M. Psi.,
seorang Psikolog, dan Betya Sahara, M. Pd. Acara ini diadakan secara hybrid
pada tanggal 21 Oktober 2023 di Gedung O6 kampus FIP UNESA dan juga
diselenggarakan melalui platform Zoom. Acara ini dihadiri oleh para dosen
Pendidikan Luar Biasa, mahasiswa S1 PLB angkatan 2023, serta mahasiswa S2 PLB
angkatan 2022. Kuliah umum ini merupakan sebuah kegiatan interaktif yang
melibatkan diskusi antara narasumber dan peserta (mahasiswa).
Dalam
sambutannya, Drs. H. Pamuji, M.Kes., Koorprodi S1 Pendidikan Luar Biasa,
menyampaikan harapannya terhadap acara kuliah umum ini. Ia berharap bahwa acara
ini akan meningkatkan pemahaman mengenai profesionalisme seorang guru dan
Pendidikan Luar Biasa, serta melengkapi pengetahuan yang diperlukan.
Acara
kuliah umum ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dibawakan oleh Nishrina
Khamida, M. Psi., seorang Psikolog, dan sesi kedua oleh Betya Sahara, M. Pd.,
keduanya merupakan ahli dalam bidang Pendidikan Luar Biasa.
Nishrina
Khamida, M. Psi., Psikolog, membawa pandangan baru dan pengalaman bagi
mahasiswa S1 Pendidikan Luar Biasa yang baru memulai semester pertama dan
mungkin merasa bingung atau bahkan terpaksa memilih program studi ini. Dia
berbicara tentang pentingnya mengubah pola pikir sejak dini bagi mereka yang
memutuskan untuk mengambil program studi Pendidikan Luar Biasa.
Nishrina
Khamida, M. Psi., Psikolog, mengungkapkan, "Pola pikir dan cara berpikir
seseorang dipengaruhi oleh aktivitas sehari-hari, seperti berinteraksi di media
sosial seperti Instagram, YouTube, dan TikTok. Seberapa sering dan lama kita
terpapar pada media sosial tersebut dapat berpengaruh pada pola pikir kita.
Cara untuk membentuk pola pikir yang baik adalah dengan menetapkan tujuan dalam
apa yang kita lakukan dan mulai mencari langkah-langkah untuk
mencapainya."
Dalam
penutupannya, Nishrina Khamida, M. Psi., Psikolog, mengingatkan peserta kuliah
umum, "Jangan merasa bingung; kamu hanya belum menemukan arah yang benar.
Mulailah dengan menentukan tujuan kuliah di bidang Pendidikan Luar Biasa dan
pertimbangkan langkah apa yang akan kamu ambil setelah lulus."
Sesi
kedua dibawakan oleh Betya Sahara, M. Pd., yang berbagi pengalaman dan wawasan
berharga dalam Pendidikan Profesi Guru, khususnya dalam Pendidikan Tunarungu
dan Gangguan Pendengaran, Pendidikan Inklusif, Program Pembelajaran Individual
(IEP), dan Menantang Komunikasi Anak dengan Disabilitas Tunarungu.
Betya
Sahara, M. Pd., juga menjelaskan tentang kualitas yang harus dimiliki oleh
seorang guru yang profesional, adaptif, dan inovatif. Ia menyebutkan ada empat
kemampuan yang penting, yaitu kemampuan profesional, pedagogik, sosial, dan
kepribadian.
Betya
Sahara, M. Pd., menambahkan, "Terdapat enam kunci keberhasilan dalam
mengembangkan kemampuan-kemampuan tersebut, yaitu inisiatif (mengambil langkah
pertama), komitmen (bertanggung jawab atas tindakan kita), fleksibilitas
(belajar menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman), kreativitas (berpikir
kreatif dan menciptakan ide-ide baru), produktivitas (konsisten dalam berkarya),
dan berpikir kritis (mencari solusi untuk masalah)."
Ketua
pelaksana acara kuliah umum, Diah Ekasari, M.Pd., berharap bahwa acara ini akan
membantu mahasiswa menemukan passion, tujuan, kekuatan, dan potensi dalam diri
mereka sendiri. Selain itu, ia berharap mahasiswa akan memahami arti dari
pengalaman berharga dalam perkuliahan, merasa termotivasi, serta menjaga
kesehatan baik secara fisik maupun mental selama masa kuliah.