Bunga untuk Nenek
Di sebuah desa kecil, tinggal seorang anak perempuan bernama Mira. Setiap hari, ia selalu melewati kebun bunga milik nenek Sari saat berangkat ke sekolah. Nenek Sari sudah tua dan tinggal sendirian, tapi kebunnya selalu indah karena ia merawatnya dengan penuh kasih. Suatu hari, Mira melihat nenek Sari duduk di depan rumah dengan wajah sedih.
“Ada apa, Nek?” tanya Mira.
Nenek Sari menjawab pelan, “Bunga-bunga Nenek layu karena hujan besar semalam. Nenek sudah tidak kuat membersihkannya sendiri.”
Mira terdiam sejenak. Ia ingin membantu, tapi ia juga harus ke sekolah. Namun akhirnya ia berkata,
“Baik, Nek. Setelah pulang sekolah, aku akan datang membantu Nenek.”
Sore harinya, Mira benar-benar datang. Ia mencabut rumput liar, menyapu daun-daun kering, dan menanam bibit baru bersama nenek Sari. Melihat kebunnya kembali rapi, nenek Sari tersenyum bahagia.
“Terima kasih ya, Mira. Bunga-bunga ini akan tumbuh cantik lagi karena kebaikanmu.”
Mira pun ikut tersenyum. Ia merasa senang bisa membantu tanpa diminta.
Pesan moral / Nilai Pancasila:
Cerita ini mencerminkan Sila ke-2: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Mira menunjukkan sikap peduli dan tolong-menolong kepada sesama manusia, terutama yang
lebih tua dan membutuhkan bantuan.
Forsa Early Felicia - 25080694190