Kisah Aldo dan Dewi
Aldo seorang anak yang terlahir bercukup an, dia adalah siswa kelas 2 SMA yang ber sekolah di SMA negeri yang favorit di kota nya, Aldo juga adalah siswa teladan yang medapat beasiswa, dan dia selalu mendapat mendapat kan rangking 1 dari SMP. Dan di kelas 2 ini dia mendapat kan rangking 2,dia dikalah kan oleh siswi yang pintar dan penerima beasiswa juga yang Bernama Dewi, awalnya Aldo tidak terima karena menurut nya Dewi tidak sepintar itu. Akhirnya di suatu hari saat Aldo kesusahan memahami materi yang di berikan oleh gurunya dia bingung mau bertanya ke siapa, dan akhirnya Dewi yang melihat Aldo kesusahan dia membantu dengan senang hati. Setelah dijelaskan oleh Dewi, Aldo pun akhirnya memahami materi tersebut dan disana lah mereka mulai berkenalan. Dan disanalah Aldo mengetahui bahwa Dewi merupakan siswi yang hidupnya kurang mampu, dan dia selalu memakai sepatu yang udah jelek gitu.
Di suatu hari Aldo pun kepikiran untuk memberikan sepatu baru untuk Dewi sebagai hadiah karena telah mengajarinya dulu. Dia pun mengambil uang sebesar 300 ribu dari tabungan nya dan pergi ke toko sepatu terdekat. Nah setelah sampai di toko nya Aldo pun membeli sepasang sepatu yang bagus dan membawa nya. Keesokan harinya dia berangkat pagi pagi untuk meberikan sepatunya diam diam. Sesampainya kesekolah dia langsung ke loker nya Dewi dan memasukan sepatu serta note yang bertuliskan “semangat sekolahnya yah ini ada sedikit hadiah dariku terima kasih.” Setelah meletakan nya di loker nya dia pun Kembali ke meja nya dan berpura pura tidak terjadi apa apa.
Saat bel pulang berbunyi Dewi tiba tiba menghampiri meja Aldo sembari membawa note serta sepatu nya yang baru, ternyata waktu Aldo memberikan hadiah ada seorang yang melihat dan memberi tahu Dewi. “ Do, ini dari kamu kan, aku di beri tahu si Siti tadi!” kata Dewi dengan nada sedikit tegas “ Iya, kenapa emang nya.” Kata Aldo, “Aku gamau yah, kalau kamu ngasih hadiah gini karna kasihan.” Jawab Dewi “bukan gitu wi, aku ngasih ini karena rasa kagum ku ke kamu, kamu walau pintar tapi masih mau untuk menolong teman mu tanpa pamrih, anggap aja sebagai hadiah atas kemurahan hati mu itu.” Jawab Aldo. Dewi pun terdiam dan langsung tertunduk malu. Akhirnya mereka pun pulang bareng, dan mereka mampir ke warung mie ayam cak Narto untuk makan bareng. Dan akhirnya mereka pun pacaran
TAMAT
Pesan moral = pesan moral yang didapat dari cerpen ini adalah selalu membantu teman yang kesusahan nah ini bisa didapatkan dari sila Pancasila ke dua yang berbunyi kemanusiaan yang adil dan beradab.
Syawaludin Bahtiar Yuwono _25080694155