Pendidikan Inklusif di Abad ke-21: Melihat Semua Anak dengan Adil
Pendidikan inklusif mengajarkan bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat di mana
setiap anak diterima apa adanya. Bukan hanya tempat untuk mengajar pelajaran, tapi juga
ruang untuk tumbuh bersama dalam keberagaman. Selama ini, banyak yang mengira
pendidikan inklusif hanya tentang anak berkebutuhan khusus, padahal maknanya jauh lebih
luas. Inklusi berarti memastikan semua anak punya kesempatan yang sama untuk belajar,
tanpa merasa tertinggal atau berbeda.
Sering kali, anak yang dianggap “tidak sesuai” dengan sistem justru disalahkan karena
tidak bisa mengikuti pelajaran seperti teman-temannya. Padahal, masalahnya bukan pada
anaknya, tapi pada sistem sekolah yang belum cukup fleksibel untuk menerima perbedaan
cara belajar. Setiap anak unik, dan punya kebutuhan yang berbeda. Karena itu, pendidikan
inklusif hadir bukan untuk menyamakan semua anak, tapi untuk membuka jalan agar semua
bisa berkembang dengan cara masing-masing.
Pandemi COVID-19 pernah jadi momen yang menunjukkan betapa pentingnya sistem
pendidikan yang inklusif. Saat sekolah ditutup dan pembelajaran dilakukan secara daring,
banyak anak yang tertinggal karena keterbatasan alat, jaringan, atau dukungan dari rumah.
Anak dengan kebutuhan khusus bahkan lebih sulit lagi mengikuti kelas. Dari situ terlihat
bahwa pendidikan masih belum benar-benar siap untuk semua. Tapi di sisi lain, masa itu juga
jadi pengingat bahwa pendidikan bisa beradaptasi, asal ada kemauan dan kepedulian.
Pendidikan inklusif bukan cuma aturan di atas kertas. Inklusi hidup dalam sikap
sehari-hari dalam cara guru memperlakukan murid, dalam cara teman saling membantu, dan
dalam cara sekolah membangun lingkungan yang aman untuk semua. Yang paling penting,
setiap anak berhak merasa diterima, dihargai, dan diberi ruang untuk belajar sesuai
kemampuannya
Pendidikan inklusif mengingatkan kita bahwa setiap anak memiliki nilai dan potensi
yang layak untuk dikembangkan. Dengan menciptakan lingkungan belajar yang menghargai
keberagaman, kita bukan hanya membangun pendidikan yang lebih adil, tetapi juga
masyarakat yang lebih manusiawi.
Nama/nim: Fatimatuz Zahroo/24010044043
Kelas: 2024 B