“TEKNOLOGI YANG MEMBUKA JALAN UNTUK ANAK DISABILITAS“
Pendidikan inklusif adalah suatu penyelenggaraan pendidikan yang bertujuan untuk memastikan bahwa semua anak, tanpa terkecuali dapat belajar bersama dalam satu lingkungan pendidikan yang sama, setara, dan tidak meremehkan, dengan dukungan yang sesuai untuk kebutuhan individual mereka. Pendidikan inklusif menerapkan sistem mengikuti minat dan kebutuhan anak. Hambatan pada anak disabilitas dapat membatasi kemampuan mereka untuk berpartisipasi penuh dalam aktivitas sehari-hari dan proses belajar tanpa dukungan atau penyesuaian tertentu.
Teknologi memainkan peran penting dalam pendidikan inklusif karena dapat menghilangkan hambatan belajar yang dialami anak disabilitas dan membuat pembelajaran menjadi lebih aksesibel, fleksibel, dan sesuai kebutuhan individu. Banyak anak disabilitas kesulitan mengakses materi pembelajaran dalam bentuk standar seperti buku teks biasa, papan tulis, dana lain-lain. Dengan Teknologi dapat memberi anak disabilitas cara alternatif untuk
memahami pelajaran,mengerjakan tugas dengan mudah, dan berkomunikasi dengan guru serta teman.
Contoh nyata sudah ada di sekitar kita untuk tunanetra, terdapat aplikasi berbasis AI yang dapat membaca teks dari kamera ponsel lalu mengubahnya menjadi suara. Dengan begitu, tunanetra bisa mendengar isi dokumen, papan petunjuk, atau label makanan, untuk tunarungu teknologi speech-to-text mampu mengubah percakapan langsung menjadi teks di layar sehingga komunikasi sehari-hari menjadi lebih mudah untuk penyandang disabilitas fisik, kursi roda pintar berbasis AI dapat dikendalikan melalui suara atau bahkan gerakan mata. Semua ini menunjukkan bahwa AI atau teknologi bukan hanya membantu, tetapi juga dapat menjadi alat pemberdayaan yang membuat penyandang disabilitas lebih percaya diri dan mandiri.
Manfaat teknologi dalam pendidikan inklusif yaitu:
1. Menggurangi kesenjangan pendidikan
Siswa dari latar belakang yang kurang (disabilitas) dapat mengakses sumber daya pendidikan yang sama, dan menggurangi kesenjanggan anatar siswa dengan kebutuhan khusus dan yang tanpa kebutuhan khusus.
2. Meningkatkan rasa percaya diri siwa
Siswa dengan kebutuhan khusus atau disabilitas dapat menggunakan teknologi untuk mengatasi hambatan yang mereka alami, sehinga meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam pembelajaran.
3. Meningkatkan hasil belajar
Dengan alat berteknologi, sekarang siswa berkebutuhan khusu atau disabilitas dapat belajar lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Bagaimana Teknologi Membantu Pendidikan Inklusif - Media Edukasi Informatif dan Terpercaya AI untuk Disabilitas: Teknologi yang Membuka Jalan Inklusif
GINA WENIZA - 25010024013