Semut dan Belalang
Dahulu kala, hiduplah dua hewan yang bersahabat baik, si Belalang dan si Semut. Belalang adalah hewan yang suka bersenang-senang, sedangkan semut adalah hewan yang suka bekerja keras bersama dengan sekawanan semut lainnya, karena memang sudah turun temurun semut suka bekerja sama melakukan sesuatu dengan kerumunannya.
Pada suatu hari, sang semut bertemu dengan belalang yang sedang santai sambil asyik bernyanyi di batang pohon, melihat semut yang rajin bekerja, belalang pun bertanya
“Hai semut! apa yang sedang kamu lakukan?”
Semut menjawab sambal terus bekerja “Sebentar lagi musim dingin akan datang, sumber makanan akan tertutup salju dan membeku, lebih baik kita mengumpulkan makanan dari sekarang sebelum sulit ditemukan.”
“Aduh kamu ini rajin sekali, makanan kan bisa ditemukan kapan saja, lebih baik kamu bersenang-senang dan bernyanyi bersamaku sekarang.” Ucap belalang sambal terus bernyanyi.
Mendengar perkataan Belalang yang terkesan meremehkan, semut menolak ajakan belalang dengan sopan dan lanjut mengumpulkan buah-buahan ke sarang bersama kawanan semut lainnya.
Musim dingin pun tiba, kawanan semut dengan bahagia menikmati makanan yang sudah mereka kumpulkan dengan hasil kerja keras mereka selama ini, berbanding terbalik dengan belalang yang masih berusaha mencari makanan di musim dingin. Benar kata semut, makanan sangat sulit ditemukan saat musim dingin, dengan perut yang sangat lapar, ia berjalan menuju sarang semut untuk meminta sedikit makanan, naasnya belum sampai ke sarang semut, belalang sudah mati kelaparan di tengah jalan.
Pesan yang dapat kita ambil dan kaitan cerita ini dengan sila Pancasila: dalam cerita ini, kita tahu bahwa semut adalah hewan yang suka bergotong royong demi mencapai satu tujuan yang sama,hal ini melambangkan sila ke 4 dalam Pancasila. Sedangkan pesan yang dapat kita ambil yaitu bekerja keraslah dahulu untuk mencapai sesuatu.
Azkia Nabila Zahra - 25080694060